Pati,  Sukolilo – Polisi menangkap dua pria separuh baya, yang berprofesi tukang pijat. Penangkapan tersebut, karena lelaki tersebut diduga mengedarkan uang palsu.
Dua pria paruh baya yang diduga pengedar uang palsu  berinisial SB warga Kecamatan Tambakromo dan KJ warga Kecamatan Japah Kabupaten Blora.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Sukolilo Iptu Supriyono mengatakan, penangkapan kedua tersangka tersebut, setelah Polisi mendapat laporan dari  Bambang Kusman (55) yang menjadi korban peredaran uang palsu.
“Korban Bambang menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya, saat itu dia datang rumah KJ (55) yang berprofesi sebagai tukang pijat dengan tujuan untuk memijatkan badannya. Setelah dipijat, korbanpun memberi upah jasa pijat kepada tersangka, namun saat memberikan uang kembalian kepada korban ternyata tersangka memberikan uang pecahan Rp.50 Ribu palsu,” terangnya.
Dari hasil pengembangan kasus tersebut, Polisi kemudian menangkap SB yang sudah ditetapkan statusnya menjadi tersangka.
“Setelah berhasil menangkap tersangka, Petugas lalu melakukan penggeledahan dirumahnya dan ditemukan uang palsu sebanyak 50 lembar pecahan Rp. 100.000 dan 1 lembar pecahan Rp. 50.000. lembaran uang imitasi itu, kemudian diamankan sebagai barang bukti,” kata Kapolsek Sukolilo Iptu Supriyono.(•)