Pati, Kota – Warga miskin di Kabupaten Pati mendapatkan pelayanan operasi katarak gratis,  di RSUD RAA Soewondo. Operasi katarak gratis itu, bakti sosial Balai Kesehatan Indera Mata (BKIM) Provinsi Jawa Tengah bersama rumah sakit milik Pemkab Pati,  merupakan rangkaian pencapaian target global bebas kebutaan karena katarak pada 2020.
Balai Kesehatan Indera Mata (BKIM) Provinsi Jawa Tengah bersama rumah sakit umum daerah milik Pemerintah di 35 Kabupaten/Kota mengadakan bakti sosial operasi katarak. Di Kabupaten Pati, operasi katarak terhadap 32 warga miskin dilakukan bertepatan dengan Hari Penglihatan Sedunia, Kamis (12/10).

Kepala Balai Kesehatan Indera Mata (BKIM) Provinsi Jawa Tengah, dr Wahyu Setyaningsih mengatakan, operasi katarak yang berlangsung bersamaan di Jawa Tengah, merupakan target global menuju 2020 bebas kebutaan karena katarak.
“Jadi, kita harus mampu menurunkan kebutaan hingga 90% karena katarak. Sehingga kita harus mempercepat upaya kita, salah satunya dengan turun kebawah bersama-sama dokter spesialis mata setempat untuk melakukan kegiatan-kegiatan seperti ini,” katanya.
Kepala BKIM Jawa Tengah menuturkan, dari total penduduk Indonesia 2,3% diantaranya mengalami katarak. Dan di Jawa Tengah, angka kebutaan akibat katarak 2,7% dari popuplasi jumlah penduduk atau 176.977 jiwa.  
“Katarak itu sebetulnya sesuatu yang fisiologis, karena faktor usia. Tapi beberapa penyakit seperti diabetes melitus, hypertensi, dan lain-lain itu mempercepat munculnya. Jadi, tidak bisa dicegah tapi ada solusinya salah satunya dengan operasi seperti ini,” katanya.
Kepala Balai Kesehatan Indera Mata (BKIM) Jawa Tengah, dr Wahyu Setyaningsih berharap, operasi katarak bisa dilakukan secara rutin, dengan melibatkan dokter spesialis mata yang ada di 35 Kabupaten/Kota. Karena satu-satunya jalan untuk menurunkan kebutaan karena katarak, dengan operasi.(•)