^ke atas
foto1 foto2 foto3 foto4 foto5

hair saloonUntuk yang mau gabung BB Pasfm, silahkan di PIN BB: 32711E7D

0295 - 385877
pasfmpati@gmail.com

Radio PASFM Pati

Saluran Informasi Warga Pati - Jawa Tengah

Berita BBC
Berita BBC

Jumlah Pengunjung

Hari ini 736

Kemarin 821

Minggu ini 4654

Bulan ini 18858

Total 909800

6,38juta Pemilih Akan Ikuti Pilkada Serentak Di Jawa Tengah

Bagikan
FaceBook  Twitter

pasfmpati.com (Pati) - 6,7 juta warga di Jawa Tengah menjadi nominasi pemilih pada Pilkada Serentak 2017. Mereka akan menggunakan hak pilihnya pada Pilkada yang berlangsung serentak di 7 Kabupaten/Kota.
Jumlah tersebut, akan bertambah pada saat pemilihan atau pencoblosan berlangsung pada 15 Februari 2017 mendatang. Karena seiring terbitnya Peraturan KPU terakhir, masyarakat belum masuk DPT, masih bisa memilih sepanjang bisa menunjukkan e-KTP, maupun surat keterangan dari Disdukcapil.

Saat menyampaikan paparan, pada kunjungan kerja Komite I DPD RI di ruang pertemuan Setda Pati, Ketua KPU Prov Jawa Tengah, Joko Purnomo, hingga saat ini KPU sudah mendeteksi berapa jumlah warga Jawa Tengah yang akan menggunakan e-KTP, dan surat keterangan,  saat Pilkada nanti.
“Itu kemarin sudah kita deteksi kurang lebih ada 21.400-an. Itu yang kemarin, karena tidak kita keluarkan dari DPT. 2ribuan diantaranya berada jauh yang kemungkinan tidak mencoblos. Kalau pun mereka pakai, katakanlah sekitar 18ribuan. Dari angka itu sudah kita deteksi TPS-nya, dan butuh penambahan surat suara 0,02%,” jelasnya.
Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah yakin, dalam pelaksanaan pencoblosan, tidak ada warga masyarakat yang menggunakan e-KTP atau surat keterangan Disdukcapil palsu. Karena, saat akan mencoblos, e-KTP maupun surat keterangan itu, akan diperiksa menggunakan database, yang sesuai TPS pemilih  bersangkutan mencoblos.
“Artinya NIK-nya itu, NIK nasional. Jadi kalau tidak ada ya kita keluarkan. Kalau ada orangnya, saya punya e-KTP itu berarti enggak bener. Kita minta untuk rekam, kalau enggak rekam ya eggak dapat e-KTP atau surat keterangan,” jelasnya.
Beberapa hari sebelum pelaksanaan pencoblosan, kata Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Joko Purnomo, Disdukcapil Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pilkada, akan mengeluarkan database warga yang menerima surat keterangan sebagai pengganti e-KTP, untuk didistribusikan ke TPS sesuai alamat domisilinya.
Dari total 6,38 juta pemilih Pilkada Serentak di Jawa Tengah, 7.600an diantaranya pemililh dengan kebutuhan khusus, atau disabilitas yang sudah disiapkan fasilitasnya.(●)

Web Resmi Radio PASFM Pati