Pati – Satpol PP Kabupaten Pati mulai mengambil tindakan tegas terhadap pedagang kaki lima (PKL). Pasal mereka menggunakan trotoar, untuk berjualan.  Para pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan protokol di Pati, masih banyak menggunakan trotoar yang semestinya untuk para pejalan kaki. Untuk mengembalikan sesuai fungsinya, Pemkab Pati melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), menggusur sejumlah PKL yang masih nekat memanfaatkan trotoar untuk berjualan.

Pati – Ratusan petugas gabungan Polres dan Kodim 0718/Pati mengamankan jalannya unjuk rasa solidaritas Rohingya, Jumat pagi (8/9). Pengunjuk rasa yang berasal dari umat muslim yang tergabung dalam ormas GEMPA itu, berlangsung di depan Kantor Bupati, Alun-alun Simpang Lima Pati.Aksi solidaritas Rohingya, yang melibatkan sejumlah warga dari luar daerah, seperti Pekalongan, Cirebon, Bogor, Solo dan Pati itu, mendapat pengamanan dari aparat pengamanan.  Hal itu, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindakan anarkhi.

Kayen – Ratusan pelajar Madrasah dibawah Yayasan Miftahul Ulum Desa Trimulyo Kecamatan Kayen menggelar sholat Istisqo`, Kamis siang (7/9). Mereka berharap, agar kemarau yang berlangsung sekarang ini tidak berkepanjangan, dan segera turun hujan. Ratusan pelajar Madrasah Ibtida`iyah, Madrasah Diniyah dan Madrasah Aliyah  Miftahul Ulum itu, menggelar sholat istisqo` di halaman sekolah. Mereka juga berdzikir, dan berdoa sebagai ikhtiyar memohon turunnya hujan, yang merupakan seruah ulama setempat. Sebab sejak beberapa bulan terakhir ini, masyarakat mulai merasakan dampak kemarau yang terjadi hingga sekarang ini.

Pati – Seorang tukang becak, meninggal dunia di atas becaknya, di sebelah timur lampu pengatur lalulintas, turut Desa Panunggulan Kecamatan Pati, Kamis pagi (7/9).  Diduga  tukang becak berusia lanjut itu meninggal, karena penyakit yang dideritanya kambuh.  Tukang becak berusia lanjut yang meninggal di atas becaknya itu, bernama Suwarno, berusia 60 tahun, warga RT. 03/RW.01 Desa Mintobasuki Kecamatan Gabus.