Pati, Wedarijaksa – Sumber pangan dan energi menjadi peran penting dalam pertahanan dan keamanan sebuah negara, termasuk Indonesia.  Penguasa diberbagai belahan dunia jatuh dari kekuasaannya, akibat terjadinya krisis. Terutama krisis pangan dan energi.  Sumber daya pangan dan sumber daya energi memiliki peran penting di dalam sistem pertahanan dan keamanan negara pada era sekarang ini. Dua sumber daya alam (SDA) itu, menjadi kebutuhan yang substansial, seiring perkembangan penduduk dunia yang terus bertambah, yang berdasarkan rilis PBB, pada 2050 mendatang, penduduk dunia akan mencapai 9,6 milyar jiwa.

“Kalau kita berbicara jumlah penduduk yang akan mengalami peningkatan populasinya, maka ada dua hal penting dalam menjaga ketahanan negara. Bagaimana kita mengantisipasi adanya krisis pangan, dan krisis energi. Ini menjadi hal  yang sangat substansial. Dan ini merupakan hal yang fundamental,”  demikian anggota Komisi IV DPR RI H Firman Sebagyo SE MH, usai sosialisasi empat konsensus dasar berwarga negara bersama Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arif Darmawan, di Desa Bumiayu Kecamatan Wedarijaksa, Rabu malam (8/8/2018).
Karena sumber daya pangan memiliki peran strategis, kata Firman Soebagyo, sekarang ini TNI bersama-sama petani mewujudkan kedaulatan pangan. Sedang, MPR/DPR mengawal kebijakan-kebijakan dan masalah regulasi serta penganggaran dan pengawan pelaksanaan di lapangan, untuk ketahanan negara. “Karena kalau rakyat lapar, sangat mudah untuk dihancurkan. Kalau rakyat perutnya kosong akan mudah dihasut untuk melakukan gerakan-gerakan apapun. Seperti yang kita lihat, apa yang terjadi pendemo-pendemo yang  sering berunjuk rasa tanpa tujuan itu hanya mengharapkan imbalan yang tidak seberapa nilainya, untuk melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan keamanan negara, maka mereka akan melakukan tanpa memikirkan resikonya,” jelasnya.
Agar rakyat memiliki daya tangkal, tutur anggota Komisi IV DPR RI H Firman Soebagyo SE MH, pihaknya bersama Kodim 0718/Pati, senantiasa mensosialisasikan empat konsensus dasar kehidupan bernegara dan berbangsa. Sosialisasi itu merupakan tugas setiap anggota MPR/DPR seperti diamanatkan Undang-Undang MD3, saat turun bertemu dengan konstituennya di daerah.(●)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla