• text untuk iklan
    judul 1
    Banner untuk iklan 1Read more
  • titel 2
    Banner yang ke 2
  • judul3
    ini adlah tempat iklan 3
  • Judul iklan ke 4
    Gambar mic

Pati – Sekarang ini di Kabupaten Pati telah berdiri dan terbentuk paguyuban yang beranggotakan para pengacara dari berbagai asosiasi advokat yang ada di Indonesia.  Yakni Himpunan Advokat Muda Indonesia atau HAMI. Organisasi ini resmi terbentuk, setelah Ketua Umum DPD HAMI Jawa Tengah, melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Kabupaten Pati, di Hotel 21 Pati, Minggu sore kemarin (30/7).

Kepengurusan DPC Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Kabupaten Pati periode 2017 – 2022, terdiri dari Ketua  Bowo Setyadi SH, Wakil Ketua Haris Kusuma SH, Sekretaris Agus Prasetyo SH, dan Bendahara Andi Trapsila SH.
Usai pelantikan, Ketua DPC HAMI Pati, Bowo Setyadi SH kepada radio PAS mengatakan, pembentukan kepengurusan DPC HAMI tersebut, sebagai upaya untuk mewadahi  para advokat muda dari berbagai asosiasi profesi advokat yang ada di Indonesia. Dengan harapan seluruh advokat di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pati menyatu, dan satu jalan dalam penegakan hukum di Indonesia.
“Kalau sampai saat ini temen-temen di Pati sementara baru Pengurus inti yang baru dilantik. Tapi sudah banyak mulai mendaftar. Dan kita akan menerima setelah ada pelantikan. Harapan kedepan,  HAMI akan memotivasi advokat-advokat muda, khususnya yang ada di Kabupaten Pati untuk melaksanakan penegakan hukum yang sesuai dengan aturan dan menggunakan hati nurani,” katanya.
Ketua Umum DPD HAMI Prov Jawa Tengah, Sujiarno Broto Aji, SH MH mengatakan, untuk saat ini kepengurusan HAMI di tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang sudah terbentuk baru di Kodya Semarang dan Kabupaten Pati. Dan secara kuantitas yang bergabung baru 100an advokat. Namun, organisasi HAMI yang lebih cenderung pada paguyuban untuk saling berdiskusi terkait hukum, juga akan merekrut Tunas HAMI, yang saat ini maasih duduk dibangku kuliah di fakultas hukum. Maupun para pemerhati hukum lainnya, seperti Insinyur dan dokter.
“Dan organisasi kita bukan seperti organisasi profesi yang lain. Kita lebih cenderung pada paguyuban. Artinya kita sering berkumpul berdiskusi dan segala macam, yang penting ada manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Ketua Umum DPD HAMI Prov Jawa Tengah, Sujiarno Broto Aji, SH MH menegaskan, Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) akan sering mengadakan seminar-seminar, dan menggandeng institusi-institusi hukum, seperti Kepolisian, Kejaksaan atau Kemenkum dan HAM untuk memberikan penyuluhan-penyuluhan, yang secara otomatis akan meningkatkan kualitasnya sebagai seorang pengacara atau advokat. Sehingga tidak ada lagi, seorang advokat yang tidak paham dengan istilah-istilah hukum, saat beracara di Pengadilan.(•)

Joomla templates by a4joomla