• text untuk iklan
    judul 1
    Banner untuk iklan 1Read more
  • titel 2
    Banner yang ke 2
  • judul3
    ini adlah tempat iklan 3
  • Judul iklan ke 4
    Gambar mic

Pati -  Dinas Kesehatan Kabupaten Pati menargetkan anak-anak usia 9 bulan hingga 15 tahun terimunisasi ulang campak dan rubella. Untuk penjangkauannya, Pemkab Pati mencanangkan pelaksanaan imunisasi ulang campak dan rubella. Pencanangan imunisasi ulang campak dan rubella bagi anak-anak tersebut, secara simbolis yang dihadiri para pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Pati itu, dipusatkan di SMP Negeri 3 Pati, Selasa pagi (1/8).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati, Edy Sulistyono mengaku, pada pencanangan imunisasi ulang campak dan rubella itu, pihaknya menargetkan dari total anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di Pati 95% diantaranya terimunisasi.
“Dan ini kampanye imunisasi rubella, tidak melihat kondisi imunisasi sebelumnya. Baik yang sudah imunisasi, atau belum kita tetap serentak melakukan imunisasi campak rubella (MR) ini. Untuk penjangkauannya memang sistemnya dimulai dari sekolah-sekolah. Dan September mendatang, kita di desa dilakukan juga terus nanti termasuk yang balita di Posyandu Posyandu,” jelasnya.
Meski imunisasi ulang campak dan rubella merupakan program nasional, tutur Edi Sulistiyono, dalam pelaksanaannya memang membutuhkan persetujuan dari orang tua bagi mereka yang duduk di bangku TK, SD, dan SMP.  
“Sebetulnya imunisasi ini kan secara nasional semuanya harus mengikuti, wajib mengikuti. Tapi jika orang tuanya tidak memperbolehkan, kita minta surat pernyataan, bahwa yang bersangkutan tidak diperbolehkan orang tuanya. Hanya nanti,  suatu saat bila kita disalahkan kita tidak mau, dalam artian kalau suatu saat nanti ada yang komplain dari orang tuanya, kita sudah punya surat pernyataan itu dari orang tua. Dan itu memang harus izin dari orangtua,” jelasnya.
Untuk menjangkau secara maksimal, Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, telah mensosialisasikan pelaksanaan imunisasi jauh-jauh hari, serta melakukan pendekatan-pendekatan kepada orang tua melalui pihak sekolah. Karena mahalnya biaya, Rp.350ribu setiap kali suntik, sehingga biaya imunisasi ulang campak dan rubella serentak, seluruhnya menggunakan APBN.(•)

Joomla templates by a4joomla