Pati, Margorejo – Desain bendera Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan kain berwarna merah putih yang bertebaran di wilayah Kabupaten Pati, dan yang sempat dilaporkan ke Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, ternyata tidak melanggar ketentuan.
Kain berwarna merah putih yang diberi lambang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), banyak terpasang hampir di sepanjang jalan raya Pati – Tayu. Keberadaan atribut parpol peserta pemilu ini, telah mendapatkan kajian Bawaslu.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Pati Suyatno mengatakan, laporan terhadap atribut PKB telah dilakukan pengkajian, yang diputuskan hal itu bukan termasuk bendera merah putih. “Tapi itu kain berwarna merah dan putih yang diberi lambang PKB. Pengertian kami seperti itu. Sementara kami klarifikasi partai tingkat kabupaten bahwa itu sudah KPU RI, tapi ketika kami meminta bukti, kami belum dikasih buktinya,” ujarnya.
Berdasarkan kajian yang dilakukan, tutur Komisioner Bawaslu Kabupaten Pati Suyatno, kain berwarna merah dan putih yang diberi lambang PKB, bukan bendera sang saka merah putih. “Kami mengkaji ketentuan yang ada di UU Nomor 24 tahun 2009 yang mengatur tentang bendera, lagu kebangsaan dan lambang negara. Itu tidak melanggar, karena dari sisi disain. Karena kalau bendera itu warna merah dan putihnya itu imbang. Sedang dibendera itu ada salah satu warna yang mendominasi dan disiannya tidak bentuk garis lurus tapi garis centang,” ujarnya.
Untuk menguatkan pernyataannya itu, Bawaslu Kabupaten Pati menunggu bukti surat pengesahan alat peraga kampanye yang digunakan PKB yang bentuknya mirip bendera merah putih itu dari KPU RI.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla