Pati, Kota – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pati menertibkan alat peraga kampanye (APK), yang dipasang di tempat-tempat yang dilarang. Dalam penertiban yang dilakukan dengan pelepasan APK itu, Bawaslu melibatkan Satpol PP dan Polri.
Alat peraga kampanye (APK) yang pemasangannya menyalahi ketentuan, baik Undang-undang, PKPU, Perbawaslu, Surat Edaran (SE) Bupati Pati maupun Surat Keputusan tentang Zonasi Pemasangan APK, ditertibkan Bawaslu bersama jajarannya.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Pati Suyatno mengatakan, penertiban tersebut dilakukan setelah surat imbauan yang dilayangkan hingga ke tingkat kecamatan diabaikan oleh parpol peserta pemilu serentak. “Selanjutnya, apabila imbauan itu tidak ditindaklanjuti dalam waktu tiga kali dua puluh empat jam, Bawaslu bersama jajarannya akan melakukan penertiban bersama PPK dan berkoordinasi dengan Satpol PP kecamatan masing-masing. Kebanyakan yang diturunkan APK yang ditempel di pohon dengan cara dipaku maupun ditali, tuturnya.
Alat peraga kampanye (APK) yang diturunkan atau ditertibkan, turut Komisioner Bawaslu Suyatno, lebih banyak yang ditempel di pohon dengan cara dipaku atau ditali, berupa bendera atau atribut parpol. “Alat peraga kampanye (APK) berupa spanduk belum kita temukan, namun yang terbanyak ini adalah poster. Baik yang dilakukan oleh parpol maupun perorangan. Ini dilakukan serentak di seluruh Kabupaten Pati dengan berkoordinasi dengan Panwascam, PPK dan Satpol PP di tingkat kecamatan untuk melakukan penertiban APK yang dinilai melanggar,” kata Suyatno.
Komisioner Bawaslu Kabupaten Pati Suyatno menuturkan, APK-APK yang telah diturunkan karena melanggar ketentuan itu, seluruhnya dikumpulkan di Sekretariat Bawaslu dan jajaran di bawahnya. Parpol bisa mengambil APK yang ditertibkan, dapat dipasang kembali sesuai dengan tempat yang ditentukan.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla