• text untuk iklan
    judul 1
    Banner untuk iklan 1Read more
  • titel 2
    Banner yang ke 2
  • judul3
    ini adlah tempat iklan 3
  • Judul iklan ke 4
    Gambar mic

Pati – Sejak sengaja dibuang ibu kandungnya, kini belasan warga berkeinginan mengadopsi bayi perempuan yang ditemukan di emper sebuah koperasi di Desa Plangitan Pati, Minggu lalu (24/9).  Mereka pun mengajukan permohonan adopsi ke Dinas Sosial Kabupaten Pati. Hingga Selasa siang (26/9), masyarakat yang mengajukan permohonan adopsi bayi  ke Dinas Sosial Kabupaten Pati, setidaknya ada delapan belasan orang. Baik yang baru menyampaikan keseriusannya maupun mereka yang bertanya terkait tata cara dan persyaratan adopsi anak.

Kabid Rehabilitasi dan Jaminan Sosial  pada Dinas Sosial Kabupaten Pati, Rinda Khumaerah kepada radio PAS Pati mengatakan,   dari delapan belas warga yang datang ke pihaknya, hampir semuanya masih melengkapi berkas persyaratan.
“Memang sesuai Peraturan Pemerintah No. 54/2007 dan sesuai Peraturan Mensos No.110/2017 memang ada persyaratan yang harus dipenuhi bagi masyarakat yang ingin mengadopsi anak. Diantaranya persyaratan material, minimal pemohon minimal berusia 30 tahun dan maksimal 50 tahun. Dan usia pernikahan diatas lima tahun,” katanya.
Untuk memberikan kesempatan warga Pati, untuk bisa mengadopsi bayi malang yang sudah diberi nama Sholihah itu, Dinas Sosial kini merawat bayi itu lebih dulu di Puskesmas Pati I. Karena bila, bayi tersebut dikirim ke Panti Asuhan Anak Warawirosa Salatiga, kesempatan warga Pati untuk mengadopsi semakin tipis.
“Jika anak ini dibawa ke Panti Warawirosa Salatiga, maka otoritasnya menjadi hak Panti. Hak panti ini nanti akan melayani daftar tunggu masyarakat yang ingin mengadopsi. Padahal, di Pati sendiri yang datang ke Dinas Sosial yang ingin mengadopsi juga banyak. Sehingga, ketika anak ini kita bawa ke Panti Warawirosa, kecil sekali orang Pati untuk bisa mengadopsi,” katanya.
Bayi perempuan dalam kardus itu,  ditemukan di Jalan Delima turut Desa Plangitan Kecamatan Pati, Minggu pagi (24/9). Saat ditemukan, bayi tersebut masih lengkap dengan placenta yang masih menyatu.(•)

Joomla templates by a4joomla