• text untuk iklan
    judul 1
    Banner untuk iklan 1Read more
  • titel 2
    Banner yang ke 2
  • judul3
    ini adlah tempat iklan 3
  • Judul iklan ke 4
    Gambar mic

Pati, Kota – Pemerintah Pusat terus berupaya merevitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), baik dari aspek kurikulum, tenaga pendidik, fasilitas dan kualitas lulusan. Ini, sebagai upaya menekan angka pengangguran lulusan SMK.
Terbitnya Inpres No. 9/2016 tentang Revitalisasi SMK, karena secara kualitas lulusan SMK-SMK belum mencerminkan kebutuhan industri. Sehingga, banyak lulusan SMK tidak terserap lapangan kerja. Belum lagi, masih banyaknya SMK yang secara administrasi tidak memenuhi syarat, tapi tetap berdiri dan mendapat ijin Dinas Pendidikan.

Saat menghadiri penandatanganan kerjasama SMK dengan industri di Hotel Safin belum lama ini, Kasi Subdit Penyelarasan Kejuruan dan Kerjasama Industri Direktorat PSMK Kemendikbud RI, Saryadi ST MBA mengatakan, revitalisasi SMK tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas lulusan sekolah kejuruan sesuai kebutuhan industri.
“Kalau data yang ada di kami, lulusan SMK yang tidak terserap kesempatan kerja itu pada kisaran 88%, sebagian ada yang melanjutkan, dan sisanya masih menunggu kesempatan kerja. Kalau berbicara pekerjaan kita tidak hanya berbicara dari sisi suplay, tapi ketepatannya ada enggak?,” katanya.
Tindak lanjut revitalisasi SMK itu, kata Kasi Subdit Penyelarasan Kejuruan dan Kerjasama Industri Direktorat PSMK Kemendikbud RI, Saryadi ST MBA, pihaknya secara kelembagaan sudah menyesuaikan 109 dari 142 kompetensi keahlian di SMK dengan kebutuhan industri. Sisanya, ditargetkan selesai tahun ini juga.
“Kesiapan revitalisasi SMK di daerah bervariatif dan respon cukup bagus semua upaya dilakukan, namun sebagaian Permprov masih perlu dikoordinasikan supaya lebih baik lagi. Hanya saja dengan alokasi anggaran yang minim, implementasi revitalisasi SMK di daerah belum bisa maksimal pada tahap awal,” jelasnya.
Selain penyelarasan dan meutakhiran kurikulum, kata  Kasi Subdit Penyelarasan Kejuruan dan Kerjasama Industri Direktorat PSMK Kemendikbud RI, Saryadi ST MBA, inovasi pembelajaran, pemenuhan dan peningkatan profesionalitas guru dan tenaga kependidikan, kemitraan sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri maupun perguruan tinggi, standarisasi sarana dan prasarana utama, serta penataan/pengelolaan kelembagaan menjadi isu strategis prioritas revitalisasi SMK, yang sedang digencarkan pemerintah.(•)

Joomla templates by a4joomla