• text untuk iklan
    judul 1
    Banner untuk iklan 1Read more
  • titel 2
    Banner yang ke 2
  • judul3
    ini adlah tempat iklan 3
  • Judul iklan ke 4
    Gambar mic

Pati, Kota – Dari ribuan pelanggar lalulintas yang terjaring operasi zebra candi 2017 di wilayah Kabupaten Pati, beberapa hari lalu, terbanyak dari kalangan pelajar. Mulai belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), belum cukup umur, hingga tidak mematuhi ketentuan berlalulintas. Untuk menekan tingkat pelanggaran dari kalangan pelajar, Satlantas Polres Pati akan menggencarkan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Meski terbilang berhasil dalam menurunkan tingkat kecelakaan dan kemacetan. Namun, penindakan pelanggaran pengendara saat berlalulintas pada operasi zebra lalu, meningkat. Justru peningkatan tersebut, kalangan pelajar masih mendominasi jumlah pelanggar terbanyak.
Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan didampingi Kasat Lantas AKP Ikrar Potawari, melalui Kaur Mintu Satlantas Aiptu Muslimin mengatakan, untuk mengurangi tingkat pelanggaran yang masih didominasi kalangan pelajar pihaknya akan mengintensifikan sosialisasi di sekolah-sekolah.
“Karena berdasarkan data memang pelanggaran ini didominasi oleh kalangan pelajar. Maka setelah operasi zebra ini, kita akan lebih banyak melaksanakan kegiatan preemtif berupa himbauan, sosialisasi yang sasarannya masuk ke sekolah-sekolah,” katanya.
Aiptu Muslimin menjelaskan, selama pelaksanaan operasi zebra candi 2017 di wilayah hukum Polres Pati ini, jumlah penindakan mengalami peningkatan. Yang 2.854 pada operasi zebra 2016, pada operasi zebra 2017 ini menjadi 4.220 penindakan. Atau ada peningkatan sekitar 47,9%.
Kaur Mintu Satlantas Polres Pati, dari total pelanggar yang terjaring operasi zebra, 1648 pelanggar berstatus pelajar dan mahasiswa, dan 1.069 pelanggar dengan status karyawan / swasta. Sedang untuk jenis kendaraan 3.374 unit sepeda motor, 600 mobil barang, 125 unit mobil bus, dan 121 unit mobil penumpang.(•)

Joomla templates by a4joomla