Pati, Kota – Hak pilih keluarga Bupati Pati Haryanto bertambah seorang, untuk Pilkada Jateng maupun Pemilu 2019 mendatang. Ini diketahui setelah Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Desa Raci Kecamatan Batangan mencocokan dan meneliti data pemililh keluarga Bupati Haryanto, di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/1).

Seluruh anggota keluarga Bupati Pati Haryanto, telah memiliki hal pilih untuk Pemilu-Pemilu mendatang. Baik Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2018 maupun Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019. Semula keluarga Bupati Pati yang memiliki hak pilih hanya empat orang, tapi setelah pencoklitan data pemilih bertambah seorang. Yakni, putri sulungnya, yang kini sudah menginjak usia 17 tahun.
Usai menerima PPDP Desa Raci, yang melakukan coklit, Bupati Haryanto didampingi Musus Indarnani mengatakan, pencocokan dan penelitian data pemilih memang harus dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah. Agar, tidak ada warga yang telah memenuhi syarat, tidak kehilangan hak pilihnya, saat pemilihan berlangsung.
“Setelah diadakan coklit oleh PPDP, kita cek ternyata masih ada anggota keluarga kami, termasuk saya sendiri yang belum terdaftar. Sehingga dengan adanya coklit ini nanti, saya harapkan ini semua dari KPU dan petugas yang ada PPK, PPS untuk mengadakan coklit hingga ke seluruh Kabupaten Pati. Agar tidak kehilangan hak pilih karena tidak terdaftar,” kata Bupati Haryanto.
Ketua KPU Kabupaten Pati Muhammad Nasich mengatakan, pencocokan dan penelitian data pemilih kepada warga Kabupaten Pati tersebut yang melibatkan 3665 personil, termasuk diantaranya 2337 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), akan berlangsung mulai 20 Januari hingga 18 Pebruari 2018.
“Kita sudah mulai coklit pada 20 Januari 2018 kemarin untuk secara serentak, dengan menggerakan seluruh PPDP di wilayah Kabupaten Pati untuk langsung masuk ke 22 rumah untuk coklit dan bertemu dengan Kepala Rumah Tangga atau anggota keluarga yang lain,” tutur Muhammad Nasich.
Ketua KPU Kabupaten Pati Muhammad Nasich menuturkan, banyaknya warga Pati yang merantau ke luar daerah, sehingga petugas coklit tidak bisa menemui Kepala Keluarga maupun anggota keluarga, dan harus mencoklit lain waktu. Masyarakat yang sudah memenuhi syarat untuk memilih dan dipilih untuk proaktif dan kooperatif ketika Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) hendak mencoklit.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla