Pati, Margorejo – Polsek Margorejo menyita tiga botol minuman keras oplosan, saat menggelar operasi penyakit masyarakat di cafe-cafe yang diduga menjual minuman keras tanpa ijin. Selama operasi, petugas menyampaikan himbauan agar pengelola cafe tidak menjual miras secara illegal.
Operasi kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran minuman keras (minuman beralkohol), Minggu malam (22/4/2018) itu, menyasar dua cafe. Di dua cafe itu, petugas Polsek Margorejo, selain mendapati 3 botol miras oplosan, juga menyita puluhan botol miras berbagai merk.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Isti Widayati SIK MSi melalui Kapolsek Margorejo AKP Harry Marcel SH MH mengatakan, operasi yang dipimpin Kanit Sabhara Polsek Margorejo IPDa Warsono bersama empat orang anggotanya menyasar di Cafe Natalia dan Cafe Mars. “Di Cafe Natalia petugas menyita
2 ( Dua) Botol Anggur Merah, 2 (Dua) Botol Congyang kecil,  2 ( Dua) Botol Aqua 1 liter arak putih, 1 ( Satu ) Botol Aqua 1/4 liter campuran ( Oplosan), 1 ( Satu ) Botol Mensen, dan 1 ( satu ) Botol Vodka,” tuturnya.
Usai merazia di Cafe Natalia, petugas melakukan kegiatan serupa di Cafe Mars. Dengan hasil serupa, di cafe ini Polisi juga mendapati sejumlah botol berisi minuman keras kemasan berbagai merk. Dan semua barang bukti sudah ditahan di Mapolsek Margorejo untuk penyidikan lebih lanjut. “2 (Dua ) Botol Anggur Merah, 3 ( Tiga ) Botol Congyang, 1 ( Satu ) Botol Vodka, dan 2 ( Dua ) Botol 1 liter arak putih,” ujarnya.
Kapolsek Margorejo AKP Harry Marcel SH MH mengatakan, disela - sela pelaksanaan razia itu tersebut, petugasnya juga memberikan himbauan kepada para pengelola cafe tentang larangan menjual minuman beralkohol (minuman keras/miras). Karena selama ini belum ada ijin dan dokumen yang sah,  atau  melanggar Pasal 9 Perda Kabupaten Pati Nomor 2 tahun 2002 tentang Miras.()

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla